Rabu, 30 Januari 2008

Menjadi Berkat Bagi Sesama

Di sebelah kiri ini adalah foto saya di Paris tahun 2004


Shalom,
Setiap orang Kristen diajarkan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Berkat itu dapat dipahami dalam beberapa bentuk. Misalnya kesehatan, kebahagiaan, kerukunan, kemanan, kecukupan, hidup makmur, dll. Biasanya berkat lebih dipahami dalam bentuk materi seperti kekayaan. Ini adalah aspek yang penting juga. Ketika kita memiliki harta yang cukup kita patut membagikannya kepada mereka yang tidak memiliki. Tetapi persoalan di sini bagaimana kita dapat menjadi berkat bagi orang lain kalau kita sendiri tidak mempunyai apa-apa yang akan kita beri? Karena itu untuk menjadi berkat bagi orang lain, pertama-tema kita sendiri harus memiliki berkat itu.Itulah sebabnya sebagai orang Kristen yang percaya bahwa Tuhan telah memberikan segala kecukupan untuk dinikmati oleh setiap orang, saya percaya bahwa Tuhan menyediakan berbagai cara untuk hidup dalam kecukupan bahkan berkelebihan. Saya percaya bahwa Tuhan juga menyediakan berkat melimpah melalui internet, dan internet itu sendiri adalah berkat Tuhan. Itulah sebabnya saya berupaya mencari cara untuk memperoleh berkat itu untuk dibagikan kepada orang lain. Di daerah saya hanya beberapa orang yang mengerti internet, masih sangat sedikit. Karena itu sebagai orang yang sedikit mengerti internet saya berupaya untuk menjalankan bisnis online. Ada beberapa website replika saya (website sendiri masih sementara saya rancang). Di antaranya adalah melakukan usaha dengan modal sekecil
Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) untuk mendapatkan milyaran rupiah. Kita juga harus menyadari bahwa teknologi saat ini sudah begitu maju sehingga kita pun dapat mendapat keuntungan. Mungkin banyak orang yang tidak tahun bahwa HP DAPAT DIJADIKAN MESIN UANG. Siapa tahu saudara-saudara berminat juga. Klik aja kalimat-kalimat yang digaris bawahi di atas. Tuhan memberkati. BERSAMBUNG


Tentena, 31 Jan 2008


Pdt. Tertius